Seputar Nusantara

Telah tertuntut 5 tahun hewan primata berspesies ayin

Terlalu singkat ancaman hukuman dibandingkan kehancuran yang dia jalin

Namun mungkinkah penuntut agung telah pula dia pilin

Menjadi melunak segurih pisang molin

 

Di bui pun spesies ayin buat babak belur

Kepala rutan karirnya hancur lebur

Karena terbukti disana sinyal hand-pone ayin bisa meluncur

Walau peraturannya itu takkan bisa diatur-atur

 

Di sidang terkemudian spesies ayin berkelit lagi

Rekaman telpon sadapan katanya rekayasa badan antikorupsi

Hanya suaranya yang mirip sekali

Tetapi isi percakapan sudah dimanipulasi ahli

 

Akhirnya rekaman percakapan ayin diungkap lagi

Yang dibuatnya saat di bui

Agar bisnis permata yang dijadikan alibi

Dapat diubah menjadi bisnis perbengkelan berkwitansi

 

Ah, sungguh halus bak lelembut spesies ayin

Walau pun kusut kasus itu terpilin

Tetap banyak akal bisa dia jalin

Tinggal penuntut agung dan penyidang agung menahan bathin

Hadapi beribu kemilau dosa yang koloni ayin tawarin


Saat kucintai seorang politikus

Terlenaku oleh rayuan propagandanya setengah mampus

Ego dan jaim-ku terbakar hangus

Sedikit ada rasa sukaku langsung dia bungkus

 

Saat kuputuskan mengikat cinta dengan politikus

Privacy-ku terhapus

Nomor handpone-ku disadap terus

Hadiah perkawinan dan kunjungan kerja kami diendus-endus

Rasa santai dan hidup bersahaja segera diberangus

 

Saat terdengar ada wanita lain dalam kehidupan politikus

Pasrah nelangsa hatiku digerus

Mendengar selalu ada wanita saat ijin proyek ditebus

Membayangkan malam ketika dirinya selingkuh maknyus

Geram dan marah tapi tetap harus terlihat tersenyum tulus

 

Saat merenung ketika terpenjara sang politikus

Akibat terbongkar sebuah kasus

Haruskah kusesali keputusan hatiku dulu yang halus

Berteman, terayu, jatuh hati pada sang politikus yang membius

Ataukah belajar memilih di kehidupan terkemudian yang lurus

Untuk siap terbang saat politikus karirnya berhembus

Dan siap tenggelam saat beliau terseret kasus

 

Ya,

Telah kucintai seorang politikus

Walau hanya sebentar namun gejolaknya serasa direbus

 


Terdengar jerit tangis dan caci maki di pelataran
Dari ratusan orang tua berang di  sekolah padamu negeri pilihan
Anakku NEM tertinggi ada terdaftar di internet masuk pilihan
Tapi kenapa nama itu hilang di on-line saat sorean?

Maaf, buk. Ini ada kesalahan bagian informasi yang buru-buru daftar kasih
Padahal semua data mesti digodok lagi
Ada yang memaksa kami menggodok lebih gemas kuat-kuat lagi

Kenapa anakku terpintar tersingkirkan?
Sedangkan ada anak yang sedikit dibawah standar masuk barisan?

Maaf bu, itu di luar kekuasaan panitia penerimaan lagi
Itu hak preogratif kepala diknas padamu negeri

Dan ratusan mendekati ribuan orang tua geram kalut
Kepung gedung diknas dengan teriakan mulut

Duhai pak petinggi yang jadi panutan
Kami buruh yang gaji pas-pasan
Tapi daripada anak pintarku bunuh diri kelojotan
Berapa uang bangku yang kau mintakan
Semua barang dirumahku sanggup aku gadaikan

Maaf bu, ini tidak semata-mata demi uang
Ada kebijaksanaan yang perlu ditimbang
Ada kekuasaan politis mesti ditimang
Selain ada bisnis demi kemajuan sekolah yang dipajang

Olala petinggi diknas padamu negeri
Kenapa begitu susahkan diri
Buatlah proposal sepenuh hati
Jadikanlah semua sekolah unggulan bagimu negeri
Menjadi Perusahaan Daerah Pendidikan Pilihan

Dengan Dijadikan perusahaan
Gak perlu slogan gratis kampanye kepala daerah jadi beban
Dan harga bangku praktis dapat dilelangkan
Kepala sekolah pilihan dapat uang manajemen lebih yang aman
Guru pilihan dapat uang jasa mencukupi yang teranggarkan
Kepala diknas bagimu negeri dapat uang saham sebagai komisaris perusahaan

Daripada ratusan anak dan orangtua pintar miskin sakit hati
Sebagusnya ide ini terealisasi
Agar anak orang miskin tahu bahwa kemiskinan itu mahal
Dan anak orang kaya bodoh tahu, bahwa uang bangku pilihan itu mudah
Sehingga orang jadi takut miskin

Namun jika ide swastanisasi sekolah pilihan
Dan pelelangan uang bangku dihalalkan
Tinggal satu pertanyaan
Gelar pahlawan tanpa tanda jasa yang jadi kebanggaan
Masihkah dapat kami sematkan?



Blog EntryBalada Politik Uang http://posmavip.multiply.com/Jul 14, '08 1:07 PM
by posma for everyone
Sang monsiur dari Prancis pernah bersabda vox pupuli vox dei
Wong kito terjemahin suara rakyat adalah suara Tuhan

Lalu tersenyumlah politisi busuk dari partai bauk
Dia bangganya anggarkan 50 ribu, 100 ribu atau malah setengah juta
Untuk beli itu suara

Tuhan, kubeli suara-MU
Mumpung murah, Tuhan

Bahkan sudah beberapa hamba penyampai suara-Mu
Kubeli lebih mahal lagi 100-500 juta
Agar sipenyampai suara Tuhan
Dapat lebih mempengaruhi rakyat
Untuk lebih iklas menjual suara Tuhan

Dan tertawa puas mereka berhasil membeli 50% target suara

Namun tiba-tiba ada maklumat dari syurga, bunyinya:
Maaf, yang kalian beli itu suara yang palsu
Tuhan tak pernah jual suara
Dan pembeli suara palsu serta penjual suara bau hari ini akan MATI!!!

Pecah kalut panik seluruh negeri
Separuh orang berhak memilih di negeri anonimus
Ditambah 500 an politikus busuk partai bauk bakal mati 24 jam lagi

Mari kita tobat masal, sambil meratap menyesal
Dan dilakukan serentak mengharapkan suara asli terharu
Kami semua menyesal membeli suara palsu Tuhan
Dapatkah jiwa kami dikembalikan

Maaf, maklumat dari syurga
Untuk kalian yang lain ingat
Jangan lagi beli suara palsu kualat
Karena maklumat mati bagi penjual dan pembeli suara ini
Mungkin satu-satunya yang tak bisa di lobby
Dinegosiasi, ditukar guling dan di politisasi dagang sapi

Selamat bagi yang tak terlibat jual beli suara palsu
Masa hidupmu lebih panjang sehari dibanding para benalu

Dan 24 jam lewat di negeri anonimus pun terjadi
Separuh pengguna hak pilih ditambah 500 an pembeli suara ahli benar MATI
Tangis massal pun terjadi

Kenapa harus mati separuh pengguna hak pilih?
Hanya gara-gara 500-an orang rakus politisi yang harusnya mati sendiri?

Vox populi vox dei
Suara dikibuli seharusnya lu orang dei...die...death

*********************
V.O.P PRODUCTION

*********************
*
*
*
Adalah sebuah organisasi di bawah naungan V.O.P YOUTH COMMUNITY yang membantu klien maupun event organizer untuk mendukung kegiatan dalam bentuk music entertainment, diantaranya:
*
*
*
Menyediakan Jasa Live Band Performer untuk acara-acara:
*

  1. Gospel Services [untuk pelayanan sebagai praise & worship team atau undangan kesaksian pujian, persekutuan doa, dll.]
  2. Wedding Eve
  3. Gathering
  4. Product Launching
  5. Music Lounge/Cafe

Di dukung oleh V.O.P BAND. Informasi tentang V.O.P BAND, silahkan buka profil:
http://www.friendster.com/vopband
*
*
*
Rental (Penyewaan):
*

  1. Sound System (Mixer, Main & Monitor Speakers, Microphones, Bookstand, CD/VCD/DVD/MP3 Player, etc.) sampai lebih dari 10.000 watts.
  2. Yamaha Acoustic Grand Piano
  3. Band Instrument (Drum Set, Electric Bass Guitar + Amplifier, Electric Guitar + Amplifier, Keyboard + Amplifier)

*
*
*

KEUNGGULAN V.O.P PRODUCTION
*
*
*
Keunggulan yang ditawarkan oleh V.O.P PRODUCTION adalah kualitas band maupun peralatan pendukung yang sangat di jaga. Juga ketepatan waktu yang sangat di jamin sehingga klien tidak perlu kuatir adanya keterlambatan yang sering terjadi di berbagai tempat di Indonesia. V.O.P PRODUCTION bisa dikatakan sebagai produk lokal yang bertaraf internasional dari berbagai aspek: kualitas band performer, sound system & peralatan pendukung lainnya, ketepatan waktu, kedisiplinan. Ini adalah komitmen V.O.P PRODUCTION.
*
*
*

DAFTAR HARGA RENTAL
*
*
*

  1. SOUND SYSTEM: Rp. 600.000,- per 1000 watts (min. order 3000 watts)
  2. YAMAHA ACOUSTIC GRAND PIANO: Rp. 1.350.000,- per day
  3. BAND INSTRUMENT: Rp. 5.000.000,-

*
*
*
Keterangan:
*
Harga-harga tersebut di atas dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan, namun dapat mengikat (tidak berubah) bila klien telah melakukan pembayaran uang muka 50% selambat-lambatnya 2 minggu sebelum hari H.
*
*
*
Ketentuan-ketentuan harga di atas berlaku untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
*
*
*
Untuk Band Fee, silahkan hubungi V.O.P PRODUCTION.
*
*
*
V.O.P PRODUCTION
Phones: 021 9330 3117, 0815 8425 7350
Email: vop.youth@yahoo.com


DHA Sulit Diserap Bayi, Jangan Terpengaruh Iklan Susu

JAKARTA (MEDIA) : Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh. Sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut. Spesialis penyakit anak Dr. Utami Roesli MBA, mengutip hasil penelitian yang dilaksanakan di Australia, Amerika Serikat maupun Eropa, bahwa di tiga kawasan negara maju ini, belum dihasilkan efektifitas dari penambahan DHA dalam produk susu maupun makanan bayi dan anak-anak termasuk untuk ibu hamil. "Jadi belum ada anjuran untuk menambahkan unsur asam linoleat dan asam linolenat itu ke dalam susu", ujarnya kepada Media,  kemarin di Jakarta.
Lebih jauh ditegaskan, seperti juga lemak susu sapi, maka asupan DHA tsb. tersebut bukan merupakan ikatan rantai panjang, sehingga masih sulit diserap oleh pencernaan bayi. Terlebih lagi, katanya, karena susu yang akan dikonsumsi ini harus dibuat dengan menggunakan air panas hingga mengalami proses pemanasan. Akibatnya, aktifitas enzim desaturase dan elongase yang memfasilitasi pembentukan DHA dalam tubuh secara otomatis hancur. Karena itu, Utami, sebagai pakar air susu ibu (ASI) mengingatkan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, supaya jangan terpengaruh terhadap iklan susu dan makanan pendamping ASI yang mengandung DHA dengan iming-iming mampu meningkatkan kecerdasan bayi.
"Asam lemak esensial tersebut justru cukup terkandung dalam ASI, bahkan unsur DHA-nya tergolong ikatan rantai panjang yang sangat mudah diserap pencernaan bayi", ujarnya. Karena itu dia menganjurkan agar bayi diberikan ASI sejak lahir sampai umur 4 bulan, karena asam lemak ASI juga terdiri dari asam arakidonat. "Berarti, kandungannya melebihi unsur asam linoleat dan asam linolenat". Setelah empat bulan, katanya, bayi dapat diberikan tempe yang mengandung pula asam linoleat maupun asam linolenat karena lemaknya termasuk ikatan rantai panjang. Utami menjelaskan, setelah mencapai umur enam bulan, bayi juga dapat diberikan ikan laut, yang secara alami mengandung pula kedua asam lemak itu tanpa harus mengonsumsi susu formula.

Menyesatkan

Ketua Lembaga Peningkatan Penggunaan ASI Rumah Sakit Saint Carolus ini mengakui, semboyan "Empat Sehat Lima Sempurna" yang berlaku sejak dulu dinilai telah menyesatkan masyarakat. "Orang beranggapan konsumsi makanan sehari-hari belum sempurna jika tidak minum susu. Susu bukan berarti tidak penting, namun bukan segala-galanya", tegasnya lagi. Dia bahkan melihat iklan susu maupun makanan bayi dan anak-anak yang diimplementasi dengan DHA cenderung menyesatkan masayarakat, karena produsen memanfaatkan kebodohan
konsumen yang tak memahami manfaat sesungguhnya dari unsur tambahan tersebut.
Sementara, kalangan spesialis gizi di Indonesia umumnya menyatakan masih awam terhadap kandungan DHA dalam susu. Karena sampai sejauh ini, belum pernah dilakukan penelitian tentang manfaatnya. Dokter Soebagyo Sumodihardjo MSc, pakar gizi dari bagian Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengungkapkan pihaknya baru mengetahui hal itu dari media massa. Ketika ditemui Media usai pembukaan lokakarya "Pemerataan serta Peningkatan Pemanfaatan Lulusan Pendidikan Tenaga Kesehatan di Sektor Non-Departemen Kesehatan dan Kesejahteraaan Sosial" kemarin di Jakarta, dia belum bersedia dimintai komentarnya. "Saya baru mengkliping dan belum membaca literatur", ujarnya. Dia berjanji memberitahukan hal tersebut seminggu kemudian setelah segala informasi dikumpulkan dari berbagai sumber. Spesialis Anak Dr. Sri S. Nasar sebelumnya menginformasikan bahwa overdosis DHA pada manusia, sejauh ini baru terlihat dialami orang Eskimo yang banyak mengkonsumsi ikan laut. Dikatakan bahwa gejalanya berupa perdarahan, mirip flek-flek berwarna kebiruan di kulit. "Efek yang lain baru ditemukan pada monyet maupun tikus, tapi gejalanya berbeda". (Rse/V-1)

(Rse/V-1)

 

 

 


Cukup sampai batas ini
Partisipasiku dalam memprotes yang kau sebut tirani keji
Jangan bujuk rayu aku lagi
Untuk emosi bergeram hati
Dan maju paling depan dalam demonstrasi

Karena aku tak perlu jadi pahlawan
Baik itu pahlawan kemalaman, kepagian maupun kesiangan
Karena orangtuaku biayaiku kuliahan
Untuk jadi ilmuan bukan demonstran

Apalagi secara resmi
Pahlawan hanya diakui dan dipuja-puji
Apabila ia telah mati
Segala tuduhan korupsi, tuduhan manipulasi dan pelanggaran hak asasi
Jadi punah tertimpa puja puji
Dari  gerombolan penjilat yang  harapkan pamrih

Cukup peranku sampai ditengah barisan ini
Jangan rayu dan cuci otakku untuk maju lebih ke depan lagi
Sementara kau teriak-teriak dari belakang bersembunyi
Berharap cemas ada satu demonstran terkapar tak bernyawa lagi
Hingga demo yang kau rancang kan dikenang beberapa generasi

Cukup sudah Arif Rahman gugur jadi pahlawan 66 dalam menurunkan kroni
Sedangkan rekannya yang selamat sekarang senyum sumbringah berdasi putih

Cukup sudah Elang 4 sekawan gugur di medan demo trisakti
Sedangkan teman yang demo di belakangan sudah jadi priyayi baru birokrasi

Dan hari ini kalian dibelakang mau merancang satu pahlawan lagi
Suruh kami maju ke depan sementara kau entah dimana menyemangati
Berharap satu pistol meletus dan kami ini berdarah-darah lagi
Supaya demo yang kalian prakarsai
Menjadi kenangan dan mengguncang hancur kroni yang kau anti

Jangan paksa aku jadi pahlawan kesiangan hari ini
Karena setiap pahlawan harus mati

 

Dunia politik di negeri Anonimus adalah dunia kepentingan

Tak ada kawan sejati maupun musuh abadi

Saat kepentingan sama seiring mari jalan bersanding

Selagi tujuan partai berseberang

Mari bung kita saling serang

 

Jadi ketika politikus rakus berbicara demi kepentingan rakyat

Semua rakyat pintar tersenyum sinis nan kecut

Kepentingan sesaat apakah yang si rakus usung?

Sementara rakyat ndeso bodoh bahagia tersenyum pasrah

Sukarelanya kasih suara ke politikus bandit penuh daya

Mengharapkan adanya pemberdayaan

Padahal yang terjadi diperdayakan

 

Sudah lima tahunan politikus bandit rakus kumpul-kumpul arisan kepentingan

Jual lendir ini, beli ludah itu

Sogok partai ini, Dibeli bisnis itu

Kunjungan kerja dengan bini,

Kampanye pilkada dengan penyanyi dangdut selingkuh

 

Tetapi saat dua ribu sembilanan sudah dekat tenan

Politikus bandit-rakus bersatu hati

Berhitung-hitungan ulang untung rugi masuk arisan kepentingan di lembaga tinggi

Karena konon arisan itu tidak menguntungkan lagi

 

Terhitung awal dua ribu lapan-an

Telpon genggam sudah jadi target penyadapan

Gratifikasi proyek sudah jadi bahan dakwaan

Sementara partai masih nagih jatah preman

Hingga resiko ditahan dan dipermalukan di koran-koran

Lebih besar dari upeti kunjungan kerja dan rapat buat perundangan

 

Akhirnya separuh politikus bandit-rakus memutuskan berhenti

Lebih baik balik jadi pedagang dan kerja padamu negeri

Seperempat lagi kembali ke keagamaan dan ceramah sana-sini

Selebihnya tetap bertahan mengharapkan penyadapan dan dakwaan gratifikasi

Hanyalah angat-angat tahi ayam cari muka lembaga anti korupsi

 

Dunia politik adalah dunia kepentingan

Kalaupun politikus menjadi bandit-rakus

Karena kerakusan itu dipentingkan


Blog EntryPuisi Bujang assoy by: http://znaen.multiply.comJul 1, '08 2:23 AM
by zul for everyone
Aku si bujang asoy
berjiwa koboy
berhati letoy

Bagi cewek yang lugu
aku malu dan gagu

Bagi cewek agresif
aku nih pasangan paling sip

kesimpulannya adalah
aku tetap sibujang asoy yang geboy

Ada pertanyaan?

Telah disidang primata spesies baru bernama Ayin
Primata ini walau tak seperti manusia yang berbudi pekerti
Namun akalnya banyak sekali
Dia berhasil menyuap para pakar budaya dan psikologi
Agar dia tetap dianggap manusia sempurna, bukan primata jenis lain
Makanya dia dapat disidang minggu kemarin
Dengan status manusia ayin bukan primata lain

Tak puas menyuap jaksa
Primata spesies baru bernama Ayin
pun menyuap para budayawan dan psikolog
yang akhirnya dengan berat hati mengesahkan status genetik Ayin
menjadi homo saphiens biasa
Bukan ayin-nus erectus makelar kasus yang seharusnya
Suapnya bukan 6 Milyar
Kabarnya 60 Milyar
Karena menyuap pengakuan sebagai manusia
Sepuluh kali lebih mahal daripada menyuap manusia berjiwa hewan

Akhirnya di pengadilan kebiasaan spesies Ayin menyuap tak berhenti
Keluarga besar spesies Ayin beramai-ramai menyerbu sidang bawa keteringan
lalu bagi-bagi makanan dan menyuapin pengunjung pengadilan konsumsi sumbangan
Sambil mata kiri-mata kanannya bergantian berkedip-kedip ke hakim
Telah kami suap makanan keteringan pengunjung ini sidang
Kami buka kesempatan jika anda-anda mau disuap yang melebihi keteringan

Dan jika menyuap jaksa spesies Ayin beri 6 milyar
Lalu untuk harga diri diakui sebagai manusia dia mau kasih 60 milyar
Mungkinkah untuk memenangkan sidang pengadilan spesies langka ini siapkan 600 milyar?

Tak tahulah
apakah ada dana sebesar itu di koloni spesies Ayin
atau apakah mau disuap sebegitunya penyidang spesies langka ini

Tapi yang pasti sudah mulai disuap ruang pengadilan
Walau hanya menyuap mulut pengunjung dengan konsumsi lezat keteringan
Sambil mata kiri-kanan koloni spesies ini kedip-kedipan ke depan
Mengharapkan tergoda para pendekar akhir keadilan di akhir penantian

Ah, kapankah terpuaskan hasratku bertemu spesies Ayin
Suaplah habis aku dengan liur ekstak madumu yang terkenal itu
Yang membuat terkapar berkelojotan kenikmatan mendayu-dayu
para penegak hukum pilihan di gedung bundar itu

Hidup adalah periklanan

Semua yang ingin hidup figurnya di dua ribu sembilan

Harus obral ketokohan dalam iklan yang menawan

Anggarkan 200 sampai 500 juta perbulan

Iklankan ide di media cetak harian

Pasarkan wajah dan figur penokohan di media siaran

 

Hidup harus selezat susu

Susu segar dengan kandungan gizi dan rasa terbaik itu

Akan menarik hati rakyat yang lugu

Untuk mengagumimu tanpa ingat masa lalu

 

Enam petinggi negeri pemuja figur ini

Empat diantaranya keberatan figur

Kepemimpinannya pun masih gagal bikin rakyat makmur

Bahkan satu diantaranya berjiwa lumpur

Hanya berhasil tanamkan kolusi,korupsi dan nepotisme 32 tahun terstruktur

Dan mewariskan segerombolan kroni begitu kompak dan teratur

Yang mustahil digusur

 

Satu petinggi lain memang terpilih bukan karena figur

Tapi hanya karena majelis pemilih petinggi negeri yang selalu gagal makmur

Saat itu tidak suka publik figur lainnya terpilih karena susah diatur

 

Hanya satu petinggi yang benar-benar teknokrat sejati

500 hari memimpin hanya tidur 2 jam sehari

Lepaskan daerah yang jadi duri dalam daging isu HAM luar negeri

Dan berhasil buat pesta demokrasi paling lugas di seluruh jagad ini

 

Tapi negeri ini selalu butuh figur

Yang sanggup buat rakyat tabah walau mandi lumpur

Yang bisa buat wong cilik bahagia walau hanya makan singkong dan sayur

Padahal teknokrat pintar kemungkinan besar dapat menukangi makmur

Namun ilmuwan pemikir dan pekerja pintar biasanya tidak bisa bicara syur

Hingga teknokrat sejati selalu kalah memoles figur

 

Maka membaca isi hati rakyat kebanyakan

Yang mendambakan mukjizat makmur mengandalkan penokohan

Peminat petinggi negeri pun menyimpulkan

Hidupkan figur dengan beriklan abis-abisan

Anggarkan dana 200 sampai 500 juta sebulan

Supaya tepat di dua ribu sembilan

Kekuatan figur itu telah mencapai puncak kenikmatan

 

Yang perlu pada rakyat dipertanyakan

Sudah banyak kegagalan petinggi negeri dengan figur keberatan

Mewujudkan janji kampanye iklan kemakmuran

Haruskah dipilih sekali lagi petinggi mengandalkan roman figuran?

 

Mari beri sinyal pada calon petinggi di dua ribu sembilan

Kita cari petinggi yang punya kemampuan ilmu dan tehnologi menapak kemakmuran

Yang dibuktikan dari jejak perbuatan mereka keseharian

Dan bukannya dari bualan figur mereka di TV dan koran-koran

 

Kalau rakyat sepakat sehati

Mengganti kriteria petinggi negeri

Mari buat angket calon petinggi yang berkemampuan mumpuni

Kita dorong beliau-beliau ajukan diri jadi petinggi negeri

Untuk kalahkan calon figuran penuh bualan menang lagi

 

Ah, andaikan ide ini tersebarluaskan

Tak berani lagi calon petinggi keluarkan 200 sampai 500 juta sebulan

Jika dia merasa ilmu dan kemampuan tehnologinya untuk mencapai kemakmuran

Tak sepadan dengan bunga-bunga yang ditebarkannya di iklan-iklan

 

Karena negeri ini sudah enam puluh tahunan mabuk anggur figur

Yang membuat ia selalu gagal makmur

Dan hampir mati rasa walau belum terkubur

Sudah saatnya dipimpin oleh yang punya ilmu untuk merampas makmur


Semoga rakyat lain akur

Ya, syukur....

Blog EntryRE-PROKLAMASI NJOWOJun 26, '08 11:30 PM
by OKNO for everyone
SURAT KEPUTUSAN BERSAMA NJOWO
No. 001/KEP.GR/VI/07


Atas Rahmat Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang dan didasari keingingan untuk bersikap njawani serta dengan dijiwai budi pekerti luhur untuk saling Asah, Asih dan Asuh maka dengan ini kami

Menimbang :
  1. Laporan bersama para anggota dan admin Group NJAWI atau Javanese Motion sejak tgl 22 Juni 2008, perihal terhapusnya Grup NJAWI di Multiply.
  2. Jawaban surat dari Customer Service Multiply, tentang penegasan oleh Multiply bahwa terhapusnya Group NJAWI bukan oleh Multiply melainkan faktor human error belaka.
  3. Hasil penghitungan suara dan saran para anggota dan admin Grup NJAWI dalam penentuan nama dan alamat grup pengganti yang telah dilakukan dari tgl. 22 Juni 2008 s.d. 27 Juni 2008, yang telah disebarkan ke beberapa grup rekanan I Like Discussion dan Indonesian Community.
Mendengar :
  1. Dengan sungguh-sungguh pendapat dan aspirasi serta keinginan luhur Para Anggota dan para Administrator Grup NJAWI untuk membentuk grup baru sebagai penggantinya.
  2. Saran dari para Administrator Group of Indonesia agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh dalam pengelolaan grup selanjutnya.
  3. Saran dan rasa simpati dari para member Multiply lewat media pengumuman yang telah dimuat di kedua grup maupun lewat mediasi Personal Message (PM) secara intensive.

Menetapkan
Memutuskan

  1. Bahwa terhitung semenjak Surat Keputusan ini dibuat kami para Admin dan Anggota NJAWI atau Javanese Motion berganti alamat http://njowo.multiply.com dengan nama situs GRUP NJOWO yang bisa memberi sikap dan etika yang njawani dan dalam bahasa Inggris sebagai pengenal atau identitas grup ini untuk anggotan non-Bahasa Indonesia atau Melayu ditetapkan dengan nama JAVA MULTIPLY.
  2. Grup-grup yang telah diajukan sebelumnya sebagai calon pengganti tetap dipertahankan keberadaanya untuk media share group atau sebagai mirror group.
  3. Pemilihan Pengurus atau Administrator GROUP NJOWO akan ditentukan kemudian.
  4. Hal-hal yang berkenaan dengan syarat dan ketentuan utama untuk terselenggaranya GRUP NJOWO ini berdasarkan atas Terms of Service Multiply yang berlaku. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan aturan umum atas GRUP NJOWO akan diselenggarakan secara seksama dengan memperhatikan aspirasi anggota dan dalam tempo yang akan ditentukan kemudian.

Ditetapkan/Diputuskan :
pada  : Tgl. 27 Juni 2007, Pk. : 00:00 GMT+08
di       : JAWA MAYA PADA,
http://njowo.multiply.com

Atas Nama Warga dan Administrator Group NJOWO

ttd

OKNO

emua berawal cerita dari kebuasan para koruptor
Sumber daya alam yang melimpah di negeri ini
80%-nya  dizinahi oleh 5% koruptor berhati bertangkai duri
Sedangkan 20% remah-remah lainnya dibagi-bagi untuk 95% rakyat kualat
yang terjebak terlahir di negeri hampir kiamat

Kelanjutan cerita awal ini adalah demonstan bermunculan lagi
Dari demo ringan beri obat kuat ke kejaksaan
Sampai anarki gigit-gigit besi
Suara rakyat diteriakkan lantang sampai putus pita suara ini
Mumpung gelar demonstran masih ada gigi

Pertengahan cerita ada pendemo yang mati di tahanan
Lucunya disebabkan oleh virus perusak kekebalan
Virus ini katanya bisa nonjokin muka, bisa bikin memar wajahnya yang tampan
Mungkin virus jaman sekarang sudah diprogram latihan kekerasan
hingga mahluk sekecil itu bisa bikin bengkak-bengkak tubuh walau tak masuk akal dia punya ukuran badan

Menjelang akhir cerita pendemo yang wafat diberi gelar pahlawan lagi
Mungkin terinspirasi 4 pahlawan pendemo kasus Trisakti
Supaya demo yang terjadi kemarin hari
Dikenang terus seluruh negeri
Dan berharap memberi semangat juang lebih radikal lagi

Di akhir cerita ujungnya tetap ke koruptor lagi
Suara rakyat yang didengungkan pendemo 66 adalah suara rakyat mikro bukan makro
Rakyat makro adalah rakyat kualat seluruh jagad
Rakyat mikro adalah keluarga dekat dan teman mesra si demonstran 66
Dan ketika Demo 66 menumbangkan rezim.......Maka tercapailah AMANAT PENDERITAAN RAKYAT MIKRO
Si demonstan sukses belajar jadi koruptor
Keluarga dekat dan teman mesra makmur berjemur di pantai sanur
Sementara rakyat makro tetap kualat
karena terjebak terlahir di negeri gawat

Kelanjutan akhir cerita....
Suara demonstran 98 terindikasi untuk rakyat mikro lagi
25% orang berpengaruh di negeri gawat alumni pendemo sana
75% orang penting di negeri kumat-kumat gabungan pendemo 66-98 juga
Mereka sekarang bicara tentang rakyat mikro bertubi-tubi
Sedangkan rakyat makro yang berharap diangkat dari kutukan tanah berlumpur
harus menerima nasib jadi rakyat makro, yang makan 5% hasil bumi tersisa
untuk jatah 80% rakyat makro yang sekarat

Berawal dari koruptor, berakhir jadi koruptor
Menyuarakan demo suara rakyat makro saat di jalan berdaki
Menyanyikan kidung pujian gendut kenikmatan rakyat mikro saat telah berdasi

Rakyat Mikro pun tersenyum geli melihat rakyat makro suaranya sudah dimanipulasi, hidupnya dizinahi koruptor tiap pagi

Salam sejahtera bagimu koruptor paling berbahagia yang paling subur di seluruh negeri
Sedotlah jiwa raga kami

Telah ditemukan hewan primata spesies baru di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
Diberi nama Ayin
Nama lengkap latinnya Ayin-nus erectus MAKELAR KASUS

Hewan primata ini  mirip sekali dengan manusia
berjalan tegak
pemalu, makanya selalu dibungkus baju bagus
malah bisa berias dan berdandan
Tapi beda sama manusia dia hidup hanya mengikuti naluri untuk menguasai
melindungi diri dari ganasnya bumi
tidak ada hati nurani
tak ada budi pekerti

Kerja hewan ayin memakan segala perkara
habitatnya ada di gedung bundar sana
semua oknum yang berperkara, dia jilati, dia kunyah-kunyah, dia kentuti dengan hawa hormon berahi

Tapi seperti hewan primata lainnya
Dilakukan semua itu tanpa hati nurani, tanpa takut akan hidup sesudah mati
hanya untuk memuaskan naluri mempertahankan diri dan bereproduksi

Telah ditemukan hewan primata baru bernama ayin
dan menurut para ahli biologi
hewan ayin belum akan punah
karena protein di kromosomnya kuat sekali
sulit dibasmi dan hewan ini berkoloni
jadi dia pasti tidak sendiri

spesies ini pasti ada banyak sekali di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
cuma menangkap hewan ini sulit setengah mati
harus pake penyadapan tehnologi canggih

makanya baru tertangkap satu hewan ayin
dan masih banyak lagi mengintai spesies ayin
di gedung bundar
di gedung kubus
di gedung melingkar
di gedung hangus

Mari beri selamat kepada para ahli biologi dan ahli tehnologi
yang telah berjasa menemukan dan mengisolasi hewan langka ini

(catatan: MAKELAR KASUS: Seratus persen hewan; YANG MAU BERURUSAN DENGAN MAKELAR KASUS: Setengah hewan, setengah manusia, tapi setara setan)

BAB I. Kenangan di Awal-Awal Fakultas Kedokteran

 

            Mortui vivos docent, bahasa latin yang terpampang gagah di depan pintu masuk laboratorium anatomi, artinya yang hidup belajar dari yang mati. Ian memasuki ruang itu agak tegang, karena yang akan mereka lihat dan pelajari di sini adalah mayat yang diawetkan dengan formalin (cadaver). Dia merasa tegang karena secara psikologis belum terbiasa melihat mayat, dan juga bau formalin pengawet mayat menyengat menusuk hidungnya.

            ” Ini guru kalian, dosen kalian, hormati mereka seperti menghormati kami. Jangan dianggap cadaver ini hanya mayat. Mereka yang ajarin kalian anatomi, tentang fisiologi, sistematika tubuh, yang tak bisa dijabarkan hanya dengan menghayal dan berimajinasi. Tugas kalian adalah menyelidiki tiap detil tubuh manusia dari kulit, otot, pembuluh darah sampai ke tulang. Selamat bekerja.”        

Dokter Ida terus keliling laboratorium diantara kami ber 89 orang, mengamati praktek serius sekali. Mahasiswa yang muka jijik melihat cadaver dibentak, tapi lebih parah yang cengengesan memegang-megang pisau scalpel, langsung dicatat Bu Ida dan berapapun nilai semesterannya, paling tinggi  hanya dapat C.

            ” Dokter itu soal moral dan etika nomor satu. Kalau dengan manusia yang sudah mati saja kamu tidak hormat, apalagi dengan orang hidup. Kalau senyam-senyum cengengesan begitu kamu tidak pantas jadi dokter, kamu pantasnya jadi selebritis, dan selebritis paling tinggi nilainya C di kelas saya.” Dokter Ida geram sekali kelihatannya.

            Ups!! Purwanto yang ditegur tetap senyum, tidak sedih dan belakangan kami tahu dia masuk kedokteran pilihan kedua, jauh di lubuk hati paling dalam dia mau masuk ITB. Dan benar juga, tahun depannya dia lulus UMPTN lagi , walaupun tetap tidak di ITB, namun di pilihan keduanya kali ini di ITS.

Belakangan tahun 2006 kemarin namanya jadi ngetop di koran terkait kasus jembatan yang baru dibangunnya 4 bulan sudah rubuh di desa weleh agung. Memang tidak ada korban jiwa, Pur sang kontraktor hanya diwajibkan membangun ulang jembatan dengan pengawasan lebih ketat dari Dinas Pekerjaan Umum.  Semua teman seangkatan Purwanto 11 tahun lalu di FK Balaputra menengadahkan tangan mengucap syukur Purwanto tidak melanjutkan di kedokteran. Bayangkan kalau pasien mati karena kelalaiannya, apa bisa dihidupkan lagi? Oh........Tidak. Orang pintar yang tidak care lebih baik ngurusi benda mati saja.

            Pengalaman hari-hari pertama kuliah anatomi tersebut masih membekas dihati Ian. Dokter Ida yang killer itu berhasil mengajarinya hormat pada kehidupan, tidak menertawakan pasien dan yang terpenting Ian mulai menghargai seseorang bukan hanya dari kemampuan intelektualnya semata, sebab sepintar apapun mereka anak FK kalau cengengesan di depan cadaver nilai paling tinggi C.

            ” Lihat cadaver ini. Anak muda umur diperkirakan antara 20 sampai 25 tahun, berdada bidang, atletis dan banyak tatto. Meninggal karena 1 luka tusukan kecil tepat di jantung. Jenazahnya dianggap Mr. X, karena tidak diambil setelah 1 bulan di kamar jenazah forensik. Mortui vivos docent, belajarlah dari kematian anak muda ini. Betapa sakitnya jika tidak seorang pun mengenali kita. Atau pun jika ada yang kenal, tidak mau mengakui kenal kita.” Dr. Ida berkata-kata matanya menerawang ke atas, mirip pujangga sedang bersajak indah.

            Untuk FK negeri, merupakan kemudahan tersendiri mendapatkan  cadaver. Hampir tiap bulan ada 2-3 jenazah yang tidak bertuan atau tidak diambil keluarga selama 1 bulan di rumah sakit pendidikan milik pemerintah. Biasanya jenazah ini ditawarkan ke FK untuk dijadikan cadaver. Jenazah tersebut diperlakukan baik selayaknya jenazah biasa, dimandikan, disholatkan, dikafani, bedanya setelah semua proses tersebut, jenazah dimasukkan ke dalam bak berisi formalin 96%.

            Seperti angkatan Ian yang berjumlah 89 orang, mereka kebagian 9 cadaver, untuk 10 kelompok. Tugas mereka mengurai cadaver dari kulit, otot, pembuluh darah, syarat, sampai ke tulang, dalam waktu 2 semester. Kalau di FK swasta, lebih sulit, konon kabarnya untuk 1 cadaver, mereka harus membayar jenazah 25-30 juta rupiah. Waw, pantesan mahal kuliah di FK swasta.

            Ian Suwardi terlahir dari ayah kepala sekolah SMA negeri di pinggiran kota dan ibunya ibu rumah tangga biasa. Dia tumbuh sebagai remaja kelas menengah di kota kelahirannya Ogan. Bapaknya yang kepala sekolah termasuk contoh kepsek terjujur di OGAN bahkan mungkin di negeri Gemah Ripah ini. Walaupun telah menjabat kepsek 5 tahun, mereka hanya menempati rumah tipe 70 itu pun yang dikredit 15 tahun. Kendaraan sehari-hari juga hanya minibus second. Pak Suwardi, kepala sekolah jujur itu tidak pernah ”main buku” dan main ”uang bangku”, namun lucunya, dia tidak pernah dipromosikan menjadi kepala sekolah di SMA yang lebih elite di tengah kota, karena kabarnya kalau mau menjadi kepala sekolah seperti itu harus kasih upeti 1 mobil avanza (minimal) ke kepala dinas. Matilah, sampai lebaran monyet gak bakalan  bisa!

            Kesucian hati Pak Suwardi akhirnya ternoda saat Ian kelas 3 SMA. Ian yang di SMA Negeri Ujung Kota hanya duduk di peringkat 2 calon PMDK (penerimaan minat dan kemampuan, suatu cara masuk universitas negeri langsung tanpa test) untuk Universitas Balayuda, di bawah si peringkat 1 Amrullah. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setahun SMA ini biasanya hanya dijatah 1 orang masuk langsung universitas bergengsi di kota Ogan tersebut.

            Merenung 3 hari, tidak enak makan 4 hari, menangis saat sholat tahajud 7 malam, akhirnya dengan tekad bulat Pak Kepala Sekolah Suwardi memutuskan berbuat dosa sekali saja buat anaknya. Semua nilai SMA Ian dari semester 1 sampai 5 dimanipulasinya sedemikian rupa sehingga lebih besar dari Amrullah. Pak Suwardi dalam rapat tertutup memohon guru-guru mata pelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai tersebut agar maklum.

            ” Bapak-bapak, Ibu-ibu, guru SMA Negeri Ujung Kota yang terhormat. Saya selama ini selalu jujur dan transparan kepada kalian tentang dana BOS (dana operasional sekolah), dana ujian dan dana program-program kerja yang lain. Dan sekarang pun saya MAU JUJUR kepada kalian, bahwa saya pertama kali akan bertindak TIDAK JUJUR sebagai kepala sekolah demi anak saya. Besok, daftar usulan peringkat PMDK ke Universitas Balayuda akan kita kirimkan dan seperti biasa kita usulkan 10 nama terbaik. Kemungkinan besar yang diterima cuma satu. Ian anak saya lumayan pintar, tapi dia tidak sejenius Amrullah. Sebagai kepala sekolah yang baik saya pasti akan mengajukan Amrullah di urutan pertama karena dia brilyan. Tapi sebagai seorang bapak, saya mohon saudara-saudara ijinkan saya mengajukan Ian di urutan pertama dengan segala penyesuaian nilainya. Ini bukan perintah, ini permohonan atau saya boleh bilang saya mengemis pada saudara-saudara.”          Pak suwardi terdiam terisak-isak 10 detik,menyeka air mata dari kacamatanya.

            Para guru pun terdiam, ada yang matanya berkaca-kaca. Maklum saja dari 15 guru di sana hanya Bu Lastri dan Pak Johan yang belum punya anak, karena masih lajang. Semua guru lain mengerti cita-cita bapak terhadap anaknya, obsesi seorang Kepsek jujur ini pun dapat dimengerti.

            Mungkin inilah kolusi teragung dan nepotisme yang terindah yang pernah mereka saksikan seumur hidup. Pak Suwardi si kepsek berhati malaikat akhirnya memetik buah dosa di Taman Firdaus demi kuliah sang anak.  Kalau sudah begini, siapa yang berani mengatakan kolusi dan nepotisme itu dosa?

            ”Saya mohon, bapak dan ibu tidak menceritakan hal ini kepada orang lain, terutama ke Amrullah. Bila nanti saatnya tiba, saya akan meminta maaf langsung kepada dia.” Kata terakhir di rapat itu selesai, tapi airmata terus berlinang di mata beberapa peserta. Confidential. Case was closed !

            Ya, akhirnya yang diterima PMDK dari SMA itu ternyata dua orang. Ian Suwardi di fakultas kedokteran dan Amrullah Hamid di fakultas pertanian. Amrullah si jenius tidak mau mendaftar ulang untuk pertanian, dia lebih memilih bertarung lagi di UMPTN untuk mengambil kedokteran dan memang dasar otak encer, dia pun masuk FK Universitas Balayuda. Ian karena PMDK nomor urutnya 6, sedang Amrullah nomor urut 55.

            5 September 1996 malam, 52 alumni SMA Negeri Ujung Kota yang lolos UMPTN membuat acara sedekahan kecil-kecilan bakar jagung di halaman SMA mereka, dengan mengundang semua guru. Untuk SMA pinggiran, prestasi mereka lumayan tahun ini, hampir 25% muridnya masuk UMPTN.

            ”Amrullah, selamat, ya. Kamu akhirnya masuk kedokteran yang sangat kamu cita-citakan.” Pak Suwardi menjabat erat tangan mantan muridnya itu dengan hangat. ”Ada satu hal yang perlu bapak ceritakan kepada kamu soal........” Kata-kata Pak Suwardi tertahan, menelan ludah agak ragu dia melanjutkan.

             ”Tak apa-apa, Pak. Saya tahu dan saya mengerti kok, Pak. Saya pun akan melakukan hal yang sama, jika saya dalam posisi Bapak. Dan apapun yang telah Bapak lakukan kemarin tidak masalah. Saya akan tetap mengenang kepemimpinan Bapak yang jujur dan berwibawa. Dan Bapak adalah ayah yang gigih dan pejuang keras. Bapak berani berkorban apa saja demi anak Bapak. Saya akan tetap meneladani Bapak. Permisi, Pak!!”       Amrullah kembali ke acara di lapangan bercanda lepas dengan semua teman tanpa beban, sementara sang kepsek terdiam, penuh beban berat di dada. Untung dia bukan perokok, bukan peminum dan tidak gemar makan junk food, sehingga dia tidak kena serangan jantung saat itu.

            Ya, kejujuran. Harta teragung yang tersisa di republik ini, yang dulu ada pada diri Pak Suwardi telah tergadai 5 bulan lalu demi sang anak. Motivasi serupa pasti menjadi alasan 80% koruptor di negeri ini,”Aku korupsi demi anakku, biarlah aku bergelimang dosa asal dana pendidikan anakku di Sydney cukup.” Mirip juga dengan curhat Sarintem si WTS, ”Biarlah aku bergelimang noda, hinaan, peluh dan lendir menjijikkan ini asalkan anakku di kampung bisa sekolah.” Bedanya Pak Suwardi melakukannya dosa itu sekali seumur hidup, sedangkan yang lain keterusan.

            Ian masuk kedokteran dengan bangganya, bagaimana tidak, waktu OPDIK (orientasi pendidikan) saja tiap mahasiswa fakultas lain memandang kagum kalau terlihat tulisan di tanda pengenal ada ’FK’-nya. Cewe secantik apa pun pasti tersenyum manis. ”Nikmati saja manisnya senyum cewek fakultas lain, Yan. Mumpung orientasinya masih gabung mereka. Nanti kalau dipisah, di FK kita cewek-cewek  yang tersisa pasti kumel, gak sempet berbedak, kaca mata tebal, pakaian model nenek-nenek. Hehehe.” Juan, si handsome cekikikan. ”Kalo tahu begitu, kenapa mau masuk kedokteran, Juan? Kamu jadi pemain sinetron mungkin lebih cocok.” Ian pun penasaran.

            Diplomatis Juan bercuap-cuap,” Mamaku kencing manis, Papaku hipertensi. Semua kakek-nenekku dari kedua pihak keluargaku meninggal karena stroke. Jadi penyakit adalah musuh bebuyutan keluarga besarku. Aku harus balas dendam....Bersama sinar rembulan...aku melawan mereka. Lagian, walaupun dokter cewek jelek-jelek, perawat kan banyak yang cantik. Tak ada rotan, akar pun jadi. Hehehehe...” Juan cekikikan lagi, ya si handsome memang terkenal playboy sejak SMA. Jauh dari Kota Maung dia ke Kota Ogan, karena yang penting kuliah FK, dan di universitas negeri, sebab kalau di swasta biayanya bisa 3-5 kali lipatnya.

            Bokap gue pengusaha lumayan di Bandung, Yan. Tetapi kalau menjadikan aku dokter dia harus keluarkan duit 500 sampai 800 juta, lebih baik dia kasih duit itu sekarang ke aku dan aku buat bisnis warnet, mini market, bimbingan belajar atau kursus komputer. Bener, gak?”

Ian mengangguk-angguk, tapi mukanya pucat juga. Bapak Juan bisa kasih uang 500 juta rupiah buat usaha ke anaknya, CASH!! Saat ini juga. Bapak dia bisa kasih berapa, ya? 500 ribu aja mungkin harus minjam dari koperasi sekolah.

            Kuliah pre-klinik terasa monoton, yaitu belajar di ruangan kuliah, laboratorium lalu ujian. Nilai Ian cukup-cukup makan, yang penting tidak ada merah. Dan beruntung ia satu angkatan dengan si spesial one, Lexy Handayani puteri Prof. Dr. Mulyana Prakasa, Sp.B.Ort (spesialis bedah Ortopedi), Pembantu Dekan I di FK Universitas Balaputra. Lexy yang otaknya pas-pasan, diusahakan sedemikian rupa oleh Papanda tersayang agar tidak tertinggal dalam SKS dan tamat tepat pada waktunya, kalau perlu lebih cepat dari yang telah diprogramkan. Contohnya sebelum angkatan mereka masuk, mengambil SKS harus sesuai indeks pretasi kumulatif (IPK) yang dicapai semester sebelumnya (misalnya: IPK lebih dari 3 bisa ambil sampai 24 SKS, tapi jika IPK 1, hanya bisa mengambil 6 SKS), maka sejak Lexy kuliah dan IPK nya antara 1,5- 2,5 saja, maka papanda tersayang membuat dekrit darurat, bahwa sejak angkatan FK 96, ambil SKS tidak perlu memperhatikan IPK lagi, sesanggupnya, semaunya, sampai termehek-mehek juga bisa. Bahkan si Lexy pernah ambil 28 SKS, karena nilai D dan E setengah mati pun tidak dapat diubah papanda menjadi C, tanpa mengulang.

            ” Kalau Prof. Mulyana paksa saya ubah nilai Lexy dari E ke B malah A, saya akan keluar dari Universitas ini dan akan saya ungkapkan masalah ini ke media masa, KOMNAS HAM, KOMISI YUDISIAL, WHO, DPR. Saya serius, ini masalah ilmu dan kompetensi! Mati semua anak orang kalau ada dokter dipaksa lulus seperti itu.” Ancam Prof Anwar, guru besar fisiologi kami. Dia memang terkenal jujur dan penentang manipulasi nilai ujian di FK. Ini bisa dimaklumi memang, karena tidak ada seorang pun anaknya yang kuliah di kedokteran. Anaknya ada yang ambil komputer, design interior bahkan ada yang tidak kuliah karena sudah tenar dan jadi selebritis dari ajang Kontes Dangdut Ogan Mania. Akhirnya, dengan berat Lexy tetap harus berjuang mengulang nilai D dan E, tapi waktu mengulangnya sesuka dia.

            So, mahasiswa FK angkatan Ian memang orang-orang yang beruntung, dan beberapa senior pun menjadi ikut enak.

Namun ada 9 mahasiswa angkatan 94 yang 2 tahun diatas mereka ketiban sial. Senior-senior itu sempat demonstrasi ke ruang Pembantu Dekan (PD) I. Mereka ada hutang kuliah Farmakologi III di semester depan (semester genap), tapi karena Lexy ingin ambil Farmakologi III semester ini (semester ganjil), maka papanda Lexy yayang mengubah jadwal Farmakologi III ke semester ini. Ada kira-kira 63 orang senior yang tertolong dengan keputusan ini, tapi 9 mahasiswa ini malah harus menunggu 1 tahun lagi, padahal mereka ber 9 hanya hutang Farmakologi III saja, sebelum dilantik jadi sarjana kedokteran (S.Ked.).

            ”Banyak mahasiswa yang terbantu dengan perubahan jadwal ini!!” Kilah Prof. Mulyana diplomatis.

” Tapi perubahan jadwal itu mendadak sekali, Prof. Kami tahunya sampai semester kemarin jadwal Farmakologi III itu di semester genap, maka itu kami tunda mengambilnya. Kami, kan rugi waktu, Prof. Kalau memang ada perubahan jadwal, dari semester kemarin mestinya disosialisasikan dahulu. Jangan hati harian , dong. Sekehendak Prof saja mengubah jadwal.”

            Mata Prof. Mulyana melotot, merah meradang hampir keluar dari rongga mata di tengkoraknya. ” Kalian jangan mengatur saya, ya? Kalian kemampuan belajarnya kurang!! makanya kalian telat, itu intinya. Apa kalian kira ambil Farmakologi III bisa langsung lulus? Langsung dilantik S.Ked.? Belum tentu juga, kan? Kalau tidak mau diombang-ambing peraturan, belajar yang benar supaya semua pelajaran tidak tinggal. Sekarang keluar, atau saya panggil satpam, atau saya skors!!!!”

            ” Ini semua gara-gara si kurang ajar Lexy! Awas dia nanti, kalau ada kesempatan aku balas demdam!” Kak Riswan menggerutu, Tapi Bang Bonar tertunduk lemas. “Habis! tambah lama awak terjebak di Ogan ini. Ah, susah kalo anak bisa ngatur bapak.”Akhirnya demontrasi mereka bubar. Ya, lebih baik rugi 1 tahun daripada di drop out karena dianggap tidak menghormati guru. Sebab ada pepatah mengatakan …jika guru kencing berdiri, maka………..Guru itu laki-laki, sebab kalo guru itu perempuan dia kencingnya jongkok. Masuk akal, kan?

            “ Kasihan ya, senior kita itu. Rull. Gara-gara Lexy jadi terlambat masuk klinik satu tahun.” Ketus Hilda si kacamata minus 3.

Amrullah menggangguk, lalu tersenyum.”Kasih sayang bapak sama anak itu harga mati, Da. Aku pernah ketemu guru yang sangat jujur, tapi demi anak jadi gelap mata juga. Tapi guru itu hanya mengorbankan satu murid. Sedangkan Prof. Mulyana ini lebih gila, 9 murid, padahal 2 diantaranya pengurus senat. Cinta bapak pada anak kadang bikin dilema...kasian.”

            Saat bicara itu Amrullah tak sadar, Ian temannya si anak Kepsek sedang berdiri dibelakang mereka. Ian tertegun dan menegur Amrullah, ” Maksud lo, Bapak ku, kan?” Amrullah terkejut, ” Eh, Yan. Kamu di sini? Maaf aku gak tahu kamu di belakang.”

            ”Jawab dulu! Maksud omongan kamu tadi bapak ku, kan?” Ian bicara agak getir, entah campuran penasaran, marah, sedih, sampai matanya agak berkaca-kaca.

            ”Ian, temanku sayang. Aku tidak mau jawab dan tidak perlu lagi dijawab! Kamu lagi emosi. Tanya sendiri pada Pak Suwardi kebenarannya. Aku pergi dulu. Kita ngobrol lagi besok kalau kamu sudah tenang. Yang penting kamu tahu, dalam perkara ini, aku adalah korban, jadi kamu gak berhak marah dan aku tidak bersalah. Sampai besok, Ian.” Amrullah pergi, mukanya tetap santai.

            Lho, kok pergi. Ada apa kalian, Yan?” Hilda bingung. Ian menunduk, mukanya pucat. Selamat bingung aja Hilda, karena setahu dia Amrullah dan Ian adalah dua sahabat karib yang tak terpisahkan. Amrullah si Jenius IP-nya (indeks prestasi) selalu diatas 3, bahkan semester 1 dan 3 IP-nya paling besar. Sedangkan Ian selalu belajar bersama Amrullah, IPnya antara 2,5 ke 3 tapi tidak pernah ada angka merah. Tapi membahas Lexy dan Prof Mulyana, kenapa keduanya bersitegang? ”Ah, peduli amat, sanak bukan, saudara apalagi. Kalau mereka mau cerita oke, gak cerita gak papa.”

            Dan seterusnya, dan seterusnya dan akhirnya Ian, Amrullah, Hilda, Juan, 13 mahasiswa lain seangkatan Ian di FK 96 dan tentu saja Lexy si special one dapat dilantik menjadi dokter muda, atau Sarjana Kedokteran (S.Ked.) tepat waktu pada 15 januari 2000. Sedangkan 71 orang lainnya angkatan 96 FK Balayudha ketinggalan kereta.

            Sebagian besar sih memang karena tidak sanggup otaknya atau tidak tekun, tetapi ada juga seperti Henky Aritonang, yang salah jurusan. Tahun 98 kemarin dia yang paling getol berdemonstrasi menurunkan orde baru. Jadi nilainya merah melulu.

” Kamu pindah aja ke sospol, Hen.” Kata teman-teman.

” Aduh, Lae. Anak Sospol demo apa hebatnya? Itu sudah habitatnya, demo itu praktikum mereka, ada 50 SKS disana. Nah, Kalau anak FK seperti aku jadi macan demo, itu baru hebat, kan?. Makanya aku jadi demonstran telah dikenal sampai ke pusat. Aku gak jadi dokter pun gak papa, karena aku kuliah memang tujuannya jadi demonstran kayak Bang Hariman itu, lah.”

Henky memang pemuja Bang Hari, makanya cita-citanya sewaktu SMA adalah jadi  pendemo dari FK, bukan jadi dokter. Dan entah angin duduk darimana, Si Henky akhirnya bisa lulus juga tetapi pas banget 10 tahun, batas akhir DO. Dan kabarnya, dia sekarang bikin susah Dinas Kesehatan di daerah Batang Hari, karena semua penyelewengan, mark up pengadaan vaksin imunisasi, proyek fiktif rehabilitasi puskesmas, penyelewengan askin dan lain-lain di kabupaten itu dia adukan ke mana-mana. Orang DINAS menggelari Henky si trouble maker dan berusaha sedemikian rupa supaya dia pergi dari kabupaten itu. Namun si Henky innocent tak ada cacat ditemukan untuk menjadi alasan pengusiran. Disamping itu, kabupaten lain di seluruh negeri Gemah Ripah ini tidak ada yang mau Henky masuk ke wilayahnya. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, dia akan tetap disana menjadi duri dalam daging pejabat daerah Batang Hari yang terkait. Nasib!!

            Wisuda S.Ked berlangsung biasa-biasa saja tak terlalu mengharukan, karena memang di kedokteran S.ked. itu gelar tak bergigi, belum bisa mengobati orang, hanya lulus bidang akademis. Makanya di beberapa universitas di Jawa, Dokter itu dianggap sarjana satu setengah. S1 nya S.Ked., lalu ambil profesi 2-3 tahun dianggap setengah S2.

(
Ide cerita di naskah ini asli pengalaman pribadi beberapa teman sejawat. Tapi harus diakui penyampaiannya masih kasar dan belum seindah pengarang profesional. Penerbit top sudah 4 yang menolak karena gak sevisi-misi katanya.

Bagi temen-temen pengarang yang bisa edit bahasanya jadi lebih indah dan ada koneksi ke penerbit, boleh kerjasama membukukan novel ini. Royalty kita bicarakan detail nanti. Yang penting semua dokter, mahasiswa kedokteran dan anak-anak yang bercita-cita jadi dokter ada referensi suka duka dokter di bumi ini. Naskah lengkap: http://mortuivivosdocent.multiply.com/  )

Blog EntryMONEY POLITIC ITU EMOYJun 21, '08 2:52 AM
by andrea for everyone

Untuk memenangkan pilkada SUMSEL itu mudah

mata pilih sekitar 4 juta, Om als sudah anggarkan beli 1 suara rakyat miskin 100 ribu, maka dia siapkan sekitar 250 milyar buat dibagi-bagi ke orang miskin di sumsel. Pasti dapat suaranya deh.

Soal Affair aku dan dia sejak masih nikah ama mas Azwirdhi om Als juga bagi-bagi duit ke media massa. tiap koran, kompas, sripo, sumeks, sindo, dll dibayar 50 juta biar tutup mulut, tambah lagi TV swasta, RCTI, metro, SCTV (yang TV Golkar juga) dikasih 200 juta per stasiun supaya tidak bahas perselingkuhan kami. Tambah lagi tiap pimpinan redaksinya diservis cewek2 tergabung ABG (Alex Beloved girl) di hotel berbintang di Palembang, supaya tambah bungkam, karena adegan ML mereka direkam om Als pake hidden camera.

Untuk KPK, om Als bayar Antasari Azhar 500 juta untuk menyeret SO saingan di SUMSEL, dan supaya KPK jangan dulu utak-atik penjualan aset-aset komoditi minyak di MUBA yang gak transparan 5 tahun ini.

Harta keluarga om alex 1,4 Trilyun, 25% nya sudah siap dibagi-bagi demi 4 September 2008, pilgub sumsel....

MAKA....PILIH AXIS........ALEX-SISCA!!!!

YAKIN SUMSEL TERPUASKAN....MUACHHH


Blog EntryPOLITIK SELINGKUHJun 20, '08 11:11 AM
by andrea for everyone

sebenarnya aku selingkuh ama om Alex, terus cerai dari suami pertama, dan akhirnya nikah siri dengan Om Alex, karena dia  terbawa arus gaya kepemimpinan khas GOLKAR (om Als calon gubernur SUMSEL dan ketua GOLKAR SUMSEL)
Di partai beringin itu telah terbina budaya kepemimpinan diakui hebat sesuai dengan status perselingkuhan dengan wanita
1. Tahap pertama, SPADA (status perzinahan dasar) yaitu jika sang politikus hanya berani selingkuh dengan WTS biasa
2. SPAMA(status perzinahan madya) dimana si politikus GOLKAR sudah berani selingkuh dengan mahasiswi, dan ABG yang tidak perawan lagi
3. SPALA(status perzinahan lanjut) dimana si politikus GOLKAR telah berhasil meniduri anak SMA atau SMP yang masih perawan
4. SPAGAR (status perzinahan hingar-bingar) dimana si politikus GOLKAR sudah bisa meniduri istri orang
Om alex terlalu ingin diakui, hingga tidak peduli resikonya...Padahal Om yahya zaini udah kena batunya...tapi karena dia gak sanggup lagi bayar maria Eva, videonya keluar...ketahuan deh tititnya kecil...

Sebernarnya Kak Maria Eva ada 3GP nya ML ama Om Agung Laksono, tapi mati-matian semua kader GOLKAR bayarin dia, sebab kalo enggak dan klip itu beredar PARTAI ZINAH INI BAKAL KOLAPS....


Dua ratus ribuan per bulan orang kaya nusantara negeriku
Pergi berduyun-duyun mencari pengobatan ke negeri Singa dan Jiran
Dengan hikmatnya, dengan bangganya

Mahalnya pesawat, mahalnya akomodasi, mahal biaya pengobatan mereka tak peduli
yang penting didapatkan di luar
yang penting diperlakukan hingar bingar

Minimal 30 juta rupiah mereka keluarkan
untuk pemeriksaan laboratorium canggih membabi buta
CT Scanning seluruh organ ratusan potongan melintang pukang
untuk rontgen semua sisi tulang belulang
cek kencing, dahak, kotoran dengan alat-alat diagnostik ratusan milyaran
Padahal hasil akhirnya, diagnosa hanyalah infeksi paru-paru kronis
yang di sini cukup pakai stetoskop dan rontgen dada saja

Habisnya bagaimana lagi
Di negeri Jiran dan Singa mereka diperlakukan sebagai raja
bisa ngobrol dengan dokter 1 jam sepuasnya
walau untuk 1 jam bicara  tersebut dibebankan biaya senilai 1 juta, mereka puas sekenanya

Sedangkan di negeri sendiri
mulut mereka monyong jika ditagih 100 ribu saja
karena itu waktu dokter indonesia konsultasi hanya 5 menit
jangan berharap yang rumit-rumit
karena terlalu banyak di bumi ini orang sakit
tapi untuk orang sendiri mereka pelit
untuk orang luar mereka royal

Yang dapat kita pelajari adalah
Kerjasama lintas sektoral di luar sana
Pengobatan canggih bermodal besar harus uang kembali cepat
Maka wisata berobat dikibarkan
rumah sakit dibuat semewah mall dan hotel
ada restoran dan pertunjukan

Ditambah lagi kerja brilyan agen-agen  promosi mereka berkeliaran di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia
dengan bonus 1000 dollar bila bisa mengirim 1 pasien
maka dengan gencar mempromosikan kedigjayaan pengobatan mereka dan memperolok-olok otak medis Indonesia

Dua ratus ribuan perbulan orang kaya negeriku
jadi 80% pasien di negeri Singa-Jiran
sedangkan pasien asli sana hanya 20% nya saja

Mengapa demi otak bisnis medis luaran mereka rela keluarkan duit 30 jutaan
sedangkan untuk  100 ribu sampai setengah jutaan  otak medis nusantara mereka tak rela?

karena itulah mental kita Indonesia
untuk kaum sendiri mereka penuh perhitungan dan berupaya sedapatnya gratisan
untuk orang luar mereka ROYAL JOR-JORAN

Satu tanya:

Apa yang salah di negeri ini?

SEMUA!!!!

(19 Juni 2008, saat keluarga sendiri bangga berobat keluar negeri habis 30 juta hanya untuk penyakit yang jika aku memeriksa cuma butuh pemeriksaan 200 an ribu saja....GILA!!!)

Blog Entrypoligami itu halalJun 18, '08 12:34 PM
by andrea for everyone

Kenapa demi kepentingan politik, poligami harus disembunykan?

Apakah istri kedua selalu dianggap sampah?

Poligami itu halal

Rela di/berpoligami ada pahala, jaminan syurga

Lain-lain alasan manusia

Mengatasnamakan hak asasi wanita dan kesetaran gender hanya rekayasa non muslim saja...


Blog EntryHotel dan Restoran Diminta Patuhi SyariatJun 18, '08 5:24 AM
by Franciscus for everyone
Serambi Indonesia - Rabu, 18 Jun 2008 | 03:32:43 WIB
ARSIP : 17/06/2008 09:46 WIB

Hotel dan Restoran Diminta Patuhi Syariat
BANDA ACEH - Pengelola hotel  dan restoran di Banda Aceh diminta untuk mengikuti dan mematuhi ketentuan Qanun-qanun Syariat Islam (QSI), dalam menjalankan  usahanya. Misalnya, tidak menyediakan makanan dan minuman yang dilarang agama dan menyediakan mushala atau tempat shalat. Pengelola hotel dan restoran juga harus menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan sekitar.

"Keberhasilan pelaksanaan syariat Islam sangat ditentukan oleh peran serta semua pihak. Terutama pelaku pelayanan jasa baik perhotelan maupun restoran yang selalu dikunjungi banyak orang," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Drs Ramli Rasyid, saat membuka Pembekalan Qanun SI bagi pengelola hotel dan restoran se-Banda Aceh, di Wisma Diana, Senin (16/6) kemarin.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Keluarga Sejahtera Kota Banda Aceh, Drs M Natsir Ilyas MHum mengatakan, kegiatan pembekalan qanun syariat Islam itu bertujuan agar pengelola hotel dan restoran di Banda Aceh lebih memahami isi dari qanun-qanun yang ada. "Kami mengharapkan pengelola hotel dan restoran dapat menjadi partner pemerintah dalam mensukseskan pelaksanaan dan penerapan Syariat Islam di Banda Aceh," ujarnya.

Ia menyebutkan, materi yang diberikan antara lain mengenai implementasi QSI bagi pengelola hotel dan restoran di Banda Aceh dan pelaksanaan konsep pariwisata dalam bingkai SI. "Materi koordinasi stakeholders guna menunjang visi bandar wisata Islami, dan pelaksanaan Syariat Islam bagi warga asing dan non muslim juga diberikan," rinci Natsir.(ami)

Pages:123456
nusantara - indonesia
Join this Group!RSS FeedHelp on RSS FeedsAdd to My Yahoo
Report Abuse
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help